Upaya mu saat ini
akan membuahkan hasil dikemudian hari. Tunggu saatnya kan tiba. ~Sari~
Aku tau
menjadikan sesuatu yang indah itu gak semudah membalikkan telapak tangan.
Semua
itu butuh proses.
Namun,
yang perlu ditekankan proses itu ibarat kita menanan benih di sepanjang jalan
yang hingga akhirnya benih tersebut tumbuh dan berkembang dan siap untuk
dipanen suatu hari nanti. ~Sari~
Bawa
ke dalam doa orang yang sedang kamu rindu.
Biar
Bapa yang menjamahnya. ~Sari~
Kamu
tak perlu kuatir, Bapa di sorga selalu memantau dan menjagamu. Lihat disekitar
ini adalah perantaraanNYA. ~Sari~
Setiap ku
mengingatmu, ku tuai semua dalam rangkaian kata. yang suatu saat kau pun akan
tau. ~Sari~
Tak
sedikitpun niat ku melihat mu sedih ~Sari~
Jangan
berdiri dimana aku tak dapat melihatmu ~Sari~
Harus
berapa lama lagi aku disini? Melihatmu tersenyum itu sudah cukup bagiku. ~Sari~
Tak perlu waktu
lama untuk bersama mu,, karena sesungguhnya telah ada yang mengisi hari-hari mu
dengan penuh kebahagiaan ~Sari~
Pergilah
dengan hati yang damai,, dan pulanglah dengan hati yang damai juga. ~Sari~
Seketika
tak mampu mengungkapkannya di depan umum, setidaknya kamu tau apa yang harus
kamu lakukan. ~Sari~
Lakukan apa yang
kamu suka, ketika kamu gak suka hal itu ya jangan lakukan. SIMPEL kan? ~Sari~
Telah
banyak yang dikorbankan, tapi kenapa kamu cuma lihat yang saat ini saja dan
membanding-bandingkannya dengan dirimu lakukan saat ini ~Sari~
Sebelum waktunya
tiba,, izinkan aku untuk bersama kalian dalam suka dan duka. Tapi yang
terpenting izinkan aku melihat senyum kalian. ~Sari~
Kenapa
hati mu begitu keras,, yang ku lakukan semua untukmu. Untuk masa depanmu.
~Sari~
Kamu tak akan
pernah sampai ke garis finish kalau kamu tidak meninggalkan garis start. ~Sari~
Boleh,
aku duduk di sampingmu Bapa? Peluk aku. Sesungguhnya aku begitu lelah. ~Sari~
Tugas
ku belum selesai. Izinkan aku untuk menyelesaikannya dulu ya Bapa, baru aku
pulang. ~Sari~
Terimakasih
untuk malaikat-malaikatmu, Bapa :-) ~Sari~